Lebak – Puasa Ramadhan tahun ini memiliki cobaan yang berarti bagi hampir seluruh warga dunia tak terkecuali bagi Direktur Utama Veritrust, Abdul Darda.

Darda menilai cobaan ini terasa kuat dikala Bulan Suci Ramadhan yang harusnya disambut dengan gembira, malah kebanyakan harus berdiam diri di rumah.

Untuk itu, Darda yang juga CEO dari LPK Veritrust Academy menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia harus tetap mematuhi perintah pemerintah dan jaga jarak dengan siapapun.

Selain itu Darda juga menghimbau di bulan yang penuh berkah ini, di mana pintu kebaikan dibuka seluas-luasnya dan pintu keburukan ditutup serapat-rapatnya agar apa yang kita lakukan bernilai ibadah di mata Allah SWT.

“Menyadari bahwa setiap langkah kaki menuju masjid merupakan ibadah, menolong orang juga ibadah, berbuat adil pada manusia juga ibadah, tersenyum pada saudara termasuk ibadah, membuang duri di jalan juga ibadah, sampai tidurnya orang yang berpuasa merupakan ibadah, sehingga segala sesuatu yang baik kita jalankan¬† dapat dijadikan ibadah,” ujar Darda ketika selesai pembagian Al-Qur’an kepada masyarakat Bungurmekar, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, (26/04/2020).

Selanjutnya, dikala pandemi Covid-19 ini, Darda melihat banyak hikmah yang bisa diambil terutama agar hidup sederhana dan membeli barang-barang sebutuhnya saja.

“Hikmahnya, banyak sekali karyawan yang saat ini di gaji setengah bahkan sampai di rumahkan. Hal ini yang membuat sebagian besar orang Indonesia harus mulai berhemat dan hidup sederhana. Karena kita tidak tahu kedepannya akan seperti apa. Yang pasti jangan membeli barang-barang yang kurang dibutuhkan dan lebih baik uang yang ada diinvestasikan,” ujarnya.

“Terakhir, kita harus kembali ke alam, merawat bumi kita dan tidak melakukan hal-hal yang diluar nalar agama. Karena Covid-19 ada yang menyebut awalnya ini berasal dari binatang yang dilarang di makan oleh agama Islam,” tutupnya. (FN)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *