Serang – Setiap orang memiliki banyak pilihan hidup dalam bekerja. Tak terkecuali pilihan hidup dalam menjalankan pekerjaan.

Ada orang yang menjalankan pekerjaan dengan modal nekat, ada yang hanya mau disuruh saja, ada yang berinisiatif sendiri. Sangatlah beda hasil yang akan didapatnya.

Tapi taukah kamu sobat Veritrust ! Hanya orang yang memiliki kecerdasan tertentu saja yang mampu beradaptasi dengan segala kondisi. Hal ini merupakan poin penting bagi kamu dalam meraih kesuksesan.

Berikut karakteristik orang cerdas menurut Abdul Darda, CEO Veritrust Academy.

Gampang beradaptasi

Hal yang paling penting dalam dunia pekerjaan adalah mudah beradaptasi. Apapun pekerjaan kita, seberapa berat pekerjaan kita, ketika kita mudah beradaptasi semua akan dijalani dengan nyaman. Ada juga orang yang sulit beradaptasi, itu bukan karena kesalahan orang lain tapi diri mereka yang masih terbayang-bayang masa lalu atau keluwesan hidup yang kurang.

Tidak mudah tersinggung

Menjadi orang yang mudah membawa perasaan adalah hal yang kurang baik juga. Walaupun hal ini terbilang wajar, tetapi dalam dunia pekerjaan semua harus dilakukan secara profesional. Apalagi pekerjaan yang mengejar target atau terbiasa dalam tekanan, hal buruk ini harus dibuang jauh-jauh terutama pada wanita.

Berani mengakui kesalahan

Sering kali mengakui kesalahan adalah hal yang sangat sulit. Kebanyakan orang lebih baik berkelit daripada menjadi subjek kesalahan. Memang tidak dipungkiri, hanya orang-orang yang memiliki jiwa patriotlah yang mampu mengakui kesalahan dan bertanggung jawab memperbaikinya.

Berpikiran luas

Semua orang bisa berpikir, tapi apakah semua orang bisa berpikiran luas ? itulaj yang menjadi pertanyaannya. Sebagai manusia kita sudah dilatih berpikir sejak kecil, tapi apakah kita menjadi pemikir disaat kita dewasa. Jaawabannya ada di dalam hati masing-masing. Contoh orang yang berpikir luas dalam hal pekerjaan yakni BJ Habibie. Beliau merupakan orang yang paling bersemangat agar Indonesia mampu membuat pesawat terbang sendiri dikala banyak masyarakat yang pesimis waktu itu. Nah, sekarang kita bisa melihat hasilnya.

Melihat masalah dari berbagai sudut pandang

Syaikh Mutawally berkata “jika Allah Ta’ala mengambil sesuatu darimu sesuatu yang tak pernah sangka-sangka, niscaya Allah akan juga memberikan kepadamu sesuatu yang tak pernah kau sangka-sangka akan miliki.” Makna dari nasihat Syaikh Mutawally tersebut bahwa setiap masalah yang ada, kita harus bisa menerimanya, sekecil atau seberat apapun itu semua ada hikmahnya. Allah berjanji sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.

Rasa keingintahuan yang besar

Rasa keingintahuan akan sesuatu hal, jadi motivator yang kuat. Mampu membangun mental dan emosi, serta mendorong seseorang mau belajar dan maju. Nah sebagai pekerja, hal ini jelas jadi tugas kita bersama. Sebab menjaga agar rasa  tersebut terus tumbuh didalam dirinya, kita butuh berbagai cara untuk menstimulasinya. (FN)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *